Desain

Tren Desain Furnitur Selama Pandemik

Tren Desain Furnitur Selama Pandemik

termasuk furnitur dalamnya menjadi industri yang terus mengalami perkembangan pesat dan berubah seiring perkembangan zaman. Gak terkecuali selama pandemik, kemana ada banyak orang yang terpaksa harus melakukan seluruh aktivitas dari rumah. Tren Desain Furnitur Selama Pandemik Experience & Collaboration Space yang selenggarakan pada tahun ini, Alvin Tjitrowirjo selaku Direktur Kreatif VIVERE Group pun mengungkapkan tren desain furnitur yang banyak minati masyarakat Melansir dari https://103.152.118.252/.

Tren Desain Furnitur Selama Pandemik

Desain harus bersifat anti stres

Menurut http://matkojelavic.com/ selama berkegiatan ke rumah, kebanyakan orang menjadi sangat memerhatikan nilai yang berikan oleh rumah itu sendiri. Hal ini terjadi karena perkembangan gaya hidup yang lebih modern, terutama ke Jakarta, membuat kita menghabiskan waktu ke kantor atau ke luar rumah. Sehingga, selama masa pandemik kita menjadi lebih sadar dari makna rumah dengan kenyamanan dan hal lain ke dalamnya, termasuk furnitur. Perihal ini, Alvin mengungkapkan bila furnitur yang cukup meminati dan menjadi tren ke masyarakat adalah furnitur dengan desain yang anti stres.

Berdesain sederhana dan space saving

Selanjutnya, Alvin menerangkan bila furnitur dengan desain yang baik juga menarik banyak perhatian masyarakat. Dalam hal ini, desain yang baik artikan dengan desain yang mampu memanfaatkan ruang kosong sekecil mungkin. Furnitur dengan konsep space saving, durability, sangat generik karena taste important. Akan tetapi, indonesia ini produk yang produksi berdasarkan kualitas sangat minoritas. Desain juga jadi salah satu yang mencari orang.

Terbuat dari natural material

Gak hanya dari segi desain, kebanyakan orang juga sangat memerhatikan kualitas sebuah furnitur dari segi material. Menurut Alvin, untuk material sendiri, selama pandemik yang menjadi tren adalah material natural, seperti kayu. Material natural yang paling mencari saat ini. Material kayu, salah satu contohnya yang punya value. Selain itu, banyak juga yang mencari furnitur dengan material yang mudah bersihkan, mengingat saat ini kita harus giat bersih-bersih.

Memiliki identitas yang kuat

Maka juga menegaskan bila sebenarnya desain dari sebuah furnitur yang ramai minati bukan hanya berasal dari temanya saja. Melainkan yang terpenting adalah identitas dari furnitur itu sendiri. Furnitur harus punya identitas sehingga dalam rumah gak hanya satu perangkat dengan tema yang sama saja. Tetapi ada identitas dari sosok ayah, ibu, dan anak. Furnitur yang punya karakter jadi salah satu yang mencari oleh orang, bukan skandinavian atau sebagainya, melainkan core mindset dan valuenya.

Mengandung ikatan emosional

Terakhir, yang gak kalah penting adalah furnitur yang berasal dari brand lokal. Menurut Alvin, ini karena buatan langsung dalam negeri umumnya memiliki ikatan emosional yang cukup besar dengan masyarakat itu sendiri. Walaupun bahkan mencontohkan dengan produk buatan kayu lokal yang berasal dari tempat kelahirannya. Local product is something that we need to support. Lokal produk ada ikatan emosional, seperti produk yang menggunakan kayu dari tempat asal saya lahir.