Sudah Lama Bercerai, Gading Marten Lupa Hapus Nama Gisel di Motornya
Artis Indonesia

Sudah Lama Bercerai, Gading Marten Lupa Hapus Nama Gisel di Motornya

Sudah Lama Bercerai, Gading Marten Lupa Hapus Nama Gisel di Motornya

Sudah Lama Bercerai, Gading Marten Lupa Hapus Nama Gisel di Motornya – Gading Marten tidak menghapus nama mantan istrinya, Gisela Anastasia, di tangki kolektor Harley Sportster sepeda motor. nama sebagai screenwriting Jawa Gisel.

Menurut Gading Marten di YouTube vlog Sule, sengaja memasang artikel untuk mengingat rumah saat menjalani hobi untuk motoran.

Jadi kata Gisella Anastasia?

Menurut pendapat, menurut Gisel, Gading lupa untuk menghapus tulisan.

“Bahkan ada? Ya belum dihilangkan waktu yang tepat,” kata Gisella Anastasia dengan Wijin di Trans TV baru-baru ini.

Gisel juga menyebutkan mantan suaminya adalah acuh tak acuh. Jadi mungkin lupa Gading.

“Ini dingin ya, hampir semua pria diabaikan. Isu-isu seperti lupa,” pungkasnya.

Gading Marten mengundurkan diri sebagai disinggung kemungkinan rekonsiliasi dengan Gisella Anastasia oleh Sule. Jadi apa kata Wijin?

“Ya, kalau aku menulis satu gram tergantung pada Allah. Karena manusia memiliki rencana Allah yang memutuskan, sehingga yang,” kata Wijin tawa ditemukan di Mampang, Jakarta Selatan, Kamis matkojelavic (2020/06/04).

Sementara itu, Gisel mengakui bahwa tidak ada masalah dengan frase Gading Marten. Gisel juga membayar segalanya kepada Tuhan joker123 deposit pulsa.

“Tidak ada LAH menjadi menjengkelkan, itu mAh. Ini karena kita merasa aman, tidak ingin sakit hati siapa pun. Kita semua baik dilakukan terlalu baik. Ya itu terserah kepada Allah untuk selalu berdoa, jadi ya,” kata Gisel.

Sejalan dengan Wijin, Gisel mengakui bahwa hanya dapat direncanakan. Apapun yang Tuhan set memutuskan diharapkan.

“Apakah kita akan jalan mah kehidupan itu sendiri. Akankah Anda seperti cara hidup di mana sebagian diserahin Allah yang benar. Bagi seorang pria kembali lagi dapat rencana,” kata Gisel.

“Saya tidak apa selama ini? Selalu memiliki rencana pikirannya sendiri, tapi ia tampaknya masih harus disampaikan kepada Sang Pencipta,” ia menyimpulkan.