Rossi Pilih Tunda Pensiun dari MotoGP
Olahraga

Rossi Pilih Tunda Pensiun dari MotoGP

Sirkuit Mandalika Siap Gelar Pesta Perpisahan Rossi di 2021

Rossi Pilih Tunda Pensiun dari MotoGP – Pebalap veteran Valentino Rossi memilih untuk menunda pensiun dari MotoGP setelah musim 2020. The Doctor menganggap tidak adil baginya untuk pensiun dengan tidak menjalani balapan di MotoGP 2020.

Dalam sesi tanya jawab yang digelar Yamaha melalui media sosial, Rossi mengaku hampir pasti akan menunda pensiun. Pebalap 41 tahun itu mengatakan ingin mengambil keputusan sebelum IDNPoker Deposit Pulsa 2020 bisa digelar.

Rossi dalam posisi sulit untuk menentukan masa depan. Pandemi wabah virus corona yang membuat MotoGP 2020 terus tertunda membuat pebalap asal Italia itu mengubah rencana. Semula Rossi akan menentukan masa depan setelah beberapa balapan di MotoGP 2020.

Pelaksana MotoGP Indonesia, Mandalika Grand Prix Associations (MGPA), siap menggelar acara perpisahan Valentino Rossi jika The Doctor berencana pensiun usai MotoGP 2021.

Pemilik sembilan gelar juara dunia itu semula menunda keputusan membalap pada tahun depan dan menjadikan MotoGP 2020 sebagai alat ukur kemampuan bersaing dengan pebalap lain. Namun seiring pandemi COVID-19 yang membuat jadwal MotoGP 2020 berantakan, Rossi menyatakan harapan bisa melanjutkan karier pada tahun depan.

“Saya harus mengambil keputusan sebelum balapan. Saya ingin lanjut. Bukan cara terbaik untuk pensiun karena kami juga mungkin tidak balapan di 2020. Akan lebih adil jika saya menjalani satu musim lagi dan mungkin berhenti setelah musim depan. Saya berharap bisa lanjut di 2021,” ucap Rossi.

“Ini situasi sulit karena pilihan pertama saya adalah tetap lanjut, saya punya motivasi yang cukup dan ingin lanjut. Sangat penting untuk mengetahui level kompetitif, terutama di paruh kedua musim lalu kami sangat menderita. Saya sangat lambat dan tidak mampu bersaing untuk posisi pertama,” ucap Rossi.

Rossi Pilih Tunda Pensiun dari MotoGP

“Jadi pemikiran saya adalah menjalani satu musim lagi bersama tim pabrikan dan saya butuh waktu untuk memutuskan. Saya butuh lima atau enam balapan untuk mengerti dengan kepala mekanik baru [David Munoz] dan modifikasi dalam tim,” ujar Rossi.

Kontrak Rossi bersama Yamaha berakhir usai MotoGP 2020. Posisi pebalap juara dunia Grand Prix sembilan kali itu akan digantikan Fabio Quartararo. Rossi kemungkinan besar akan tampil bersama tim satelit Petronas Yamaha jika memutuskan untuk menunda pensiun.

Acara spesial perpisahan di Mandalika disebut Happy bisa menjadi tanda terima kasih dari Rossi kepada para penggemarnya di Indonesia.

Kontrak Rossi bersama Yamaha berakhir usai MotoGP 2020. Tim Monster Energy Yamaha sudah mengontrak Fabio Quartararo dan Maverick Vinales untuk musim mendatang. Belum diketahui skenario tim garpu tala tersebut jika Rossi masih akan balapan tahun depan, namun Petronas Yamaha bisa menjadi tempat Rossi bernaung.

Seandainya Rossi mengaspal di Mandalika, maka itu adalah kali ketiga bagi pemilik nomor start 46 itu tampil di Indonesia. Pada 1996 dan 1997 Rossi yang masih menunggangi motor kelas 125cc pernah balapan di Sirkuit Sentul.

Happy mengatakan Rossi tahu dia memiliki penggemar yang sangat banyak di Indonesia. Bahkan, lanjutnya, Indonesia bisa dibilang menjadi basis pendukung kedua setelah negara asalnya.

“Jadi pasti dia [Rossi] tidak mau ketinggalan untuk terlibat di Mandalika. Pasti dia sedih juga kalau pensiun tapi belum pernah mencicipi sirkuit jalanan MotoGP pertama di dunia dan disaksikan oleh ribuan penggemarnya secara langsung,” ungkap Happy.

Yamaha sendiri sudah memastikan akan memberi dukungan Rossi berupa sepeda motor tim pabrikan jika pebalap dengan nomor 46 itu memutuskan untuk lanjut di MotoGP musim depan.