Manfaat Musik Menurut Sains Untuk Kecerdasan
Music

Manfaat Musik Menurut Sains Untuk Kecerdasan

Dari Kesehatan Hingga Kecerdasan, Manfaat Musik Menurut Sains

Manfaat Musik Menurut Sains Untuk Kecerdasan – Musik disebut sebagai bahasa yang universal. Semua orang pasti menyukai musik. Tentu dengan selera musik yang berbeda-beda. Mendengarkan musik dianggap sebagai aktivitas yang menyenangkan.

Anda bisa mendengarkan musik seraya melakukan berbagai aktivitas. Misal, berolahraga, mengemudikan mobil, membersihkan rumah hingga memasak. Sepertinya jika ditemani musik favorit, semua kegiatan yang Anda lakukan akan lebih menyenangkan.

Musik merupakan bagian dari seni yang tersusun dari berbagai macam suara nada, sehingga dapat membentuk alunan melodi dan lagu. Kebanyakan orang di dunia ini menyukai musik, namun tentunya dengan jenis dan selera yang berbeda-beda pula.

Ternyata musik dapat memberikan banyak manfaat dan sains juga telah mendukung hal tersebut. Nah, jika kamu suka mendengarkan musik, kamu akan menerima beberapa manfaat berikut. Apa saja?

1. Musik yang menyenangkan dapat menjaga kesehatan mental

Dalam beberapa kasus, musik yang terdengar tenang dan menyenangkan dapat menjaga kesehatan mentalmu dari perasaan depresi dan cemas berlebihan, seperti dicatat dalam laman sains NCBI.

Namun, ada beberapa jenis musik sedih yang justru akan menurunkan mood seseorang, dan bahkan mengundang perasaan depresi. Para ahli berpendapat, musik dapat berdampak baik bagi mental jika jenis musik yang intens didengarkan adalah musik yang ‘baik’, artinya bukan musik-musik yang justru mengundang perasaan cemas.

Bukan berarti orang yang tidak suka musik adalah orang yang mudah depresi. Beberapa orang yang tidak suka dengan musik juga ternyata memiliki mental yang sehat dan jauh dari depresi.

2. Musik dapat meningkatkan hormon cinta

University of Utah pernah mencatat sebuah studi klinis yang menghubungkan antara musik dengan meningkatnya hormon-hormon tertentu dalam tubuh manusia. Studi tersebut menyimpulkan bahwa musik dapat meningkatkan hormon oksitosin, yakni hormon yang ada di balik rasa bahagia dan mencintai.

Hal ini menunjukkan bahwa musik dapat berdampak lahiriah pada manusia, dan itu dapat diamati secara medis. Namun, peningkatan hormon ini akan terjadi jika seseorang mendengarkan musik favoritnya.

Penelitian ini juga membuka jalan bagi studi lainnya, yakni hubungan erat antara hormon oksitosin dengan emosi dan perilaku seseorang. Jika memang oksitosin berkaitan erat dengan emosi dan perilaku, maka musik juga akan berkaitan dengan hal-hal tersebut.

3. Musik dapat menjaga kesehatan otak manusia

Menurut penelitian dan studi yang dicatat dalam laman Harvard, musik dapat membantu kinerja otak menjadi lebih baik dan rileks. Ada jutaan sel saraf di otak yang akan saling bekerja sama dalam menerima gelombang suara yang mengalun merdu.

Studi klinis yang dilakukan dengan menggunakan MRI dan pemindaian positron emission tomography (PET) menunjukkan bahwa beberapa bagian otak manusia akan aktif dalam memecahkan kode dan menafsirkan nada-nada dari musik.

Dari keaktifan bagian otak tersebut, rangsangan yang diterima oleh tubuh mirip ketika seseorang mengonsumsi cokelat. Ada sensasi tenang, rileks, dan senang ketika seseorang mendengarkan musik kesukaannya.

4. Musik berkorelasi dengan kecerdasan seseorang

Science Net Links dalam lamannya mencatat bahwa mendengarkan dan memainkan musik ternyata berkorelasi dengan kecerdasan seseorang. Mungkin nada-nada yang didengarkan termasuk nada sederhana, namun, otak manusia akan aktif dalam mengolah dan memproses nada-nada tersebut untuk dapat diterima dan dinikmati oleh otak.

Tidak semua orang dapat mengerti tentang musik, dan dibutuhkan kecerdasan khusus untuk memahami bagaimana nada-nada tersebut dapat tercipta. Untuk seseorang yang baru pertama kali mendengarkan musik–jika otaknya memang cerdas–maka ia akan mengerti bagaimana pola nada selanjutnya akan terdengar.

Jika kemampuan otak ini dilatih secara bertahap dan terus menerus, maka musik akan menjadi salah satu bagian dari seni yang akan mencerdaskan kemampuan berpikir seseorang.

5. Musik dapat memotivasi

Musik ternyata dapat memberikan efek dramatis, seperti dicatat dalam Psychology Today. Dengan mendengarkan musik, maka seseorang akan mengembangkan perasaan bahagia dan motivasi dalam diri mereka.

Rasa semangat yang menggebu-gebu terkadang juga muncul pada orang-orang yang sedang mendengarkan musik favoritnya. Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan neurobiologis.

Para pakar psikologi menyimpulkan bahwa musik dapat mengubah suasana hati seseorang, entah itu positif maupun negatif. Dalam mendengarkan musik, otak manusia akan bekerja secara intens dan akan melepaskan berbagai macam perasaan, seperti senang, bahagia, motivasi, dan bahkan sedih yang mendalam.

Itulah lima manfaat musik menurut sains. Ternyata, mendengarkan dan memainkan musik favorit dapat membawa banyak manfaat bagi tubuh kita, ya!