Makna Lirik Lagu Bohemian Rhapsody Karya Queen
Musik Internasional

Makna Lirik Lagu Bohemian Rhapsody Karya Queen

Film Bohemian Rhapsody menjadi hits di sejumlah negara dunia, termasuk Indonesia. Film ini diangkat dari kisah nyata perjalanan band legendaris asal Inggris, Queen, dan sosok sang frontman nan fenomenal, Freddie Mercury.

Bohemian Rhapsody merupakan satu dari banyak lagu Queen yang begitu populer. Namun karya lagu Queen, Bohemian Rhapsody memang yang paling fenomenal.

Bohemian Rhapsody, lagu terkenal yang dibuat oleh Band Queen ini, ternyata memiliki sisi gelap dari lirik bahkan nada lagu tersebut.

Lagu Bohemian Rhapsody ini di tulis oleh vokalis Queen, Freddie Mercury pada tahun 1975 dalam albumnya A Night At The Opera.

Dilihat juga : “Through The Years”, Cara Kenny Rogers Membuat Saya Menjadi Romantis

Konon dalam proses pembuatannya Freddie tampak begitu yakin dan mengetahui apa yang harus dilakukannya, sepertinya Bohemian Rhapsody sudah lama ada di kepala Freddie. Bahkan Ia telah mencatat lirik lagunya di sebuah buku notes tua milik ayahnya.

Beragam apresiasi dari penikmat mengenai makna lagu itu sering menjadi perdebatan kontroversial sepanjang masa. Suatu ketika dia menyebut nama Allah dengan membaca Bismillah, padahal disisi lain ia memanggil nama Setan dengan berteriak : Beelzebub.

Makna Lirik Lagu Bohemian Rhapsody

Lirik Lagu Bohemian Rhapsody Karya Queen

Is this the real life?
(Apakah ini nyata?)
Is this just fantasy?
(Ataukah hanya fantasi saja?)
Caught in a landslide,
(Terperangkap di longsor)
No escape from reality.
(Tak bisa lolos dari kenyataan)

Open your eyes,
(Buka matamu)
Look up to the skies and see,
(Tengoklah langit dan lihat)
I’m just a poor boy, I need no sympathy,
(Aku hanya anak miskin, aku tak butuh simpatimu)
Because I’m easy come, easy go,
(Karena aku mudah datang, mudah pula pergi)
Little high, little low,
(Kadang senang, kadang sedih)
Any way the wind blows doesn’t really matter to me, to me.
(Ke manapun angin berhembus, tak akan jadi masalah bagiku)

Mama, just killed a man,
(Mama, aku baru membunuh seorang pria)
Put a gun against his head,
(Kutaruh pistol di kepalanya)
Pulled my trigger, now he’s dead.
(Kutarik pelatuk, dan dia tewas)
Mama, life had just begun,
(Mama, hidupku barulah mulai)
But now I’ve gone and thrown it all away.
(Tapi kini aku malah menyia-nyiakannya)

Mama, ooh, didn’t mean to make you cry,
(Mama, ooh, aku tak bermaksud membuatmu menangis)
If I’m not back again this time tomorrow,
(Bila aku tak muncul di waktu ini besok)
Carry on, carry on as if nothing really matters.
(Tabahlah, tabahlah seperti tak ada masalah apa-apa)

Too late, my time has come,
(Terlambat, waktuku telah tiba)
Sends shivers down my spine,
(Aku menggigil sampai merasuk ke tulang)
Body’s aching all the time.
(Tubuhku terus terasa sakit)
Goodbye, everybody, I’ve got to go,
(Selamat tinggal semuanya, aku harus pergi)
Gotta leave you all behind and face the truth.
(Aku akan meninggalkan kalian, dan hadapi kenyataan)

Mama, ooh (any way the wind blows),
(Mama, ooh (kemana pun angin berhembus)
I don’t wanna die,
(Aku tak mau mati)
I sometimes wish I’d never been born at all.
(Kadang aku berharap aku tak pernah dilahirkan saja)

I see a little silhouetto of a man,
(Aku melihat bayangan seseorang)
Scaramouche, Scaramouche, will you do the Fandango?
(Scaramouche, Scaramouche, maukah kau berdansa?)

Dilihat juga : 4 Kesenian Betawi Ini Jadi Ikon Jakarta

Thunderbolt and lightning,
(Kilat dan petir bersahutan)
Very, very frightening me.
(Sangat menakutkanku)
(Galileo) Galileo.
(Galileo) Galileo,
Galileo Figaro
Magnifico-o-o-o-o.

I’m just a poor boy, nobody loves me.
(Aku hanya anak malang, tak ada yang mencintaiku)
He’s just a poor boy from a poor family,
(Dia hanya anak malang dari keluarga miskin)
Spare him his life from this monstrosity.
(Ampunilah dia dari kesulitan ini)

Easy come, easy go, will you let me go?
(Mudah datang, mudah pergi, sudilah kau mengampuniku?)
Bismillah! No, we will not let you go. (Let him go!)
(Bismillah! Tidak, kami tak akan mengampunimu (Bebaskan dia!)
Bismillah! We will not let you go. (Let him go!)
Bismillah! We will not let you go. (Let me go!)
Will not let you go. (Let me go!)
(Tak akan kami membebaskanmu!)
Never let you go (Never, never, never, never let me go)
(Tak akan pernah kami membebaskanmu!)
Oh oh oh oh
No, no, no, no, no, no, no
Oh, mama mia, mama mia (Mama mia, let me go.)
(Oh, mama mia, ampunilah aku)
Beelzebub has a devil put aside for me, for me, for me.
(Iblis Beelzebub telah mengutus setan untukku)

So you think you can stone me and spit in my eye?
(Jadi kau kira bisa merajam dan meludahi mataku?)
So you think you can love me and leave me to die?
(Jadi kau kira, kau bisa mengatakan mencintaiku tapi membiarkanku mati?)
Oh, baby, can’t do this to me, baby,
(Oh kasih, kau tak bisa melakukan itu padaku)
Just gotta get out, just gotta get right outta here.
(Aku harus keluar dari sini)

(Ooooh, ooh yeah, ooh yeah)

Nothing really matters,
(Tak ada masalah berarti)
Anyone can see,
(Semua bisa melihat)
Nothing really matters,
(Tak ada masalah berarti)
Nothing really matters to me.
(Tak ada masalah berarti buatku)

Any way the wind blows.
(Kemanapun angin berhembus)

Rekaman mulai di Rockfield Studio 1 dekat Monmouth Agen Slot Live22 Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1975, setelah latihan 3 minggu di Herefordshire. setelah beberapa saat, setelah di rilis, lagu iu menjadi sangat terkenal.

Dengan total durasi 5 menit 55 detik itu sempat membuat pesimis bahwa single itu akan bisa menjadi hit karena terlalu panjang. Freddie sempat kecil hati, tetapi suatu ketika ia meng-copy single tersebut untuk temannya seorang DJ radio di London, Kenny Everet.

Freddie mengatakan pada Kenny, bahwa lagu itu diberikan benar-benar secara pribadi dan tak boleh diputar di radio atau untuk umum. Tapi Kenny justru nekad memutar lagu itu di radionya, hingga empat belas kali dalam hari yang sama.

Sejak saat itu, seluruh stasiun radio besar memutar secara utuh lagu itu dan, Bohemian Rhapsody menjadi hit dan menggemparkan Inggris pada masa itu, serta menempati tangga nomer satu selama sembilan minggu. Bahkan hingga sekarang menjadi Magnum Opus yang sangat legendaris