Lisa Blackpink Dapat Ancaman
Musik KPOP

Lisa Blackpink Dapat Ancaman

Lisa Blackpink Dapat Ancaman Pembunuhan

Lisa Blackpink Dapat Ancaman Pembunuhan – Personel girlband Blackpink, Lisa, mendapatkan ancaman pembunuhan dari sejumlah pihak. Agensi yang menaungi Blackpink, YG Entertainment mengonfirmasi ancaman pembunuhan tersebut.

YG Entertainment menyatakan akan waspada dan menjaga keselamatan Lisa. Kantor berita Yonhap mengkonfirmasi bahwa Kedutaan Thailand juga menawarkan bantuan untuk YG Entertainment.

Lisa merupakan salah satu dari empat personel girlband populer, Blackpink. Lisa merupakan warga negara Thailand dengan nama Lalisa Manoban. Di unggahan lain, Nichols juga menulis, “Tak apa-apa, meski itu terlihat buruk ketika saya yang melakukannya.”

Tak cukup sampai di sana, dia pun menanggapi seorang pengguna Internet yang menonton videonya setelah melihat video Lisa. Menurut Nichols, apa yang dilakukannya bukan untuk drama semata, melainkan demi dihargai atas kerja kerasnya.

“Karena Lisa dan koreografernya menggunakan gerakan saya. Ini bukan tentang drama yang mana aku tak terlalu peduli, tetapi jelas dari mana awalnya mendapat inspirasi. Jelas tidak ada yang melakukan hal seperti milikku. Itu mengapa aku merasa percaya diri,” tegasnya.

Personel girlband BLACKPINK Lisa baru-baru ini dituduh melakukan plagiarisme koreografi. Tuduhan ini bermula dari unggahan Lisa saat melakukan rutinitas ‘cover’ tarian di akun YouTube miliknya dengan lagu Chocolate Mushroom milik QUIN dan 6BLACK.

Namun, tariannya tersebut justru menuai kontroversi. Seorang penari asal Los Angeles Cierra Nichols mengecam dan menuduh Lisa mencuri koreografi miliknya.

Kedutaan Besar Thailand di Seoul

Menurut Poker IDN Play 77, dalam video milik Lisa, bintang kelahiran Thailand itu terlihat melakukan gerakan sembari berbaring di lantai. Pada satu titik, dia bangkit dan melanjutkan tariannya.

Sementara itu, dalam video Nichols yang diunggah sebulan sebelum Lisa, dia kebanyakan menari sambil berbaring di lantai. Namun, melihat kemiripan koreografi Lisa dengan miliknya, Nichols langsung menyuarakan keluhannya.

Ia adalah rapper dan penari yang memenangkan audisi YG Entertainment pada 2010 lalu. Lisa lalu pindah meniti karier di Korea Selatan sejak 2011.

“Di YG Entertainment, kami melakukan yang terbaik untuk keselamatan dan perlindungan artis dan penggemar kami. Kami menyadari situasi saat ini,” pernyataan YG Entertainment dikutip Soompi.

YG Entertainment juga mengatakan bakal mengumpulkan informasi terkait ancaman pembunuhan untuk personel yang berasal dari Thailand tersebut. YG akan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku.

“Kami tidak hanya melakukan pemantauan konstan, tetapi kami juga mengumpulkan informasi yang dikirimkan kepada kami oleh penggemar. Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap ancaman-ancaman ini,” kata YG Entertainment.

“Dalam episode hari ini ‘Let’s Steal from Black People,’ seorang penyanyi Korea mendapat 7,8 juta kali diputar dalam sehari menggunakan sebagian besar koreografi milikmu,” tulis Nichols pada matkojelavic.com

Nichols juga menulis di Twitter, “Kalau-kalau orang-orang tak bisa membaca. Saya tahu memberi kredit pada seseorang jika saya jelas-jelas menirunya. Saya melihat inspirasi gadis itu tampak hebat.”

Kabar ancaman pembunuhan terhadap Lisa sudah terdengar sejak beberapa waktu terakhir. Pada 7 Mei lalu, Kedutaan Besar Thailand di Seoul, Korea Selatan mengungkap ancaman pembunuhan tersebut melalui sebuah unggahan di Twitter.