Olahraga

Keberhasilan Atlet Dalam Event Olahraga Tahun Ini

Keberhasilan Atlet Dalam Event Olahraga Tahun Ini

Maka dunia masih pandemi Covid-19, tetapi event olahraga yang sempat tertunda tahun lalu tetap melaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk turnamen antarnegara Eropa, yakni Piala Eropa dan Olimpiade Tokyo. Para penikmat olahraga juga pesta empat tahunan sepak bola pada Amerika Latin. Keberhasilan Atlet Dalam Event Olahraga Tahun Ini memiliki kisah inspiratif dari para atlet untuk meraih hasil terbaik Menurut http://matkojelavic.com/.

Keberhasilan Atlet Dalam Event Olahraga Tahun Ini

Kegagalan demi kegagalan memupuk anak tangga menuju kesuksesan

Melansir dari https://togelbet100.com/ olahraga, tujuan utama adalah menjadi juara. Untuk mencapai tujuan tersebut, kadang kala para atlet hadapi oleh kegagalan. Namun, siapa sangka ketika atlet memutuskan untuk belajar dari kegagalan dan menambahkannya dengan semangat pantang menyerah. Kemudian berbuah kesuksesan Lionel Messi menjadi bukti nyata kesuksesan meraih lewat beberapa kegagalan Messi memang sukses ke level klub dengan prestasi.

Menjadi juara itu bukan hanya milik atlet

Keberhasilan Lionel Messi menjadi kampiun ke Copa America dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu membawa pulang medali emas pada Olimpiade Tokyo untuk pencapaian terbaik bagi mereka. Namun, kemenangan tersebut bukan hanya merasakan oleh para pemain dan staf yang terlibat, tetapi juga seluruh pendukung ke belakangnya Messi dan kawan-kawan berhasil mengakhiri puasa gelar 28 tahun tim nasional Argentina.

Walau lawan merendahkan mengambil hikmah pada lawan

Perlakuan rasis seakan melekat dalam dunia olahraga. Hal tersebut kembali terjadi saat Inggris gagal meraih gelar Piala Eropa. Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka mendapat perlakuan rasis karena gagal mengeksekusi tendangan penalti berujung kegagalan Inggris meraih trofi Piala Eropa pertama mereka atas Italia. Perlakuan rasis yang mereka terima tidak membuat mereka terlena akan keadaan.

Ternyata ada juara bersama

Siapa bilang juara hanya milik satu individu/tim saja? Pada Olimpiade Tokyo, cabang olahraga lompat tinggi putra punya kisah unik. Atlet asal Qatar, Mutaz Barshim, dan atlet dari Italia, Gianmarco Tamberi, berhak atas medali emas bersama setelah keduanya mencatatkan lompatan 2,37 meter keduanya tidak berhasil melewati tiang 2,39 meter dalam tiga kali upaya.

Bukan unggulan bukan berarti tidak bisa unjuk kebolehan

Ganda putra asal Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin berhasil menunjukkan kisah manis lewat perjuangan mereka dalam menjalani kompetisi pada Olimpiade Tokyo cabang olahraga badminton nomor ganda putra. Datang dengan status bukan unggulan, Lee/Wang harus takluk ke partai pembuka melawan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.