Hotman Minta Pemalsu Surat Keterangan Bebas COVID-19 Diadili dan Dihukum Berat
Artis Indonesia

Hotman Minta Pemalsu Surat Keterangan Bebas COVID-19 Diadili dan Dihukum Berat

Hotman Minta Pemalsu Surat Keterangan Bebas COVID-19 Diadili

Hotman Minta Pemalsu Surat Keterangan Bebas COVID-19 Diadili  – Viral akan perihal antrian di Terminal 2 Bandara Soekarna Hatta Tanggerang Banten tenpo hari yang lalu berujung pada buntut panjang. Warganet yang meluapkan kekesalan kepada mereka yang masih nekat berpergian di tengah wabah pandemi COVID-19. Salah satunya adalah Hotman Paris Hutapea.

Baca juga : Thomas Zwijsen Tampil Memukau Mainkan Lagu Iron Maiden Pakai Ukulele

Lewat akun Instagram terverifikasi miliknya, Hotman Paris mengunggah tangkapan layar foto warga yang berjejal di bandara. Hotman Paris melontar pertanyaan, “Aduh apa ini benar? Aturan mana yang benar? Kenapa di toll di suruh balik Jakarta? Kalau terbang boleh?”

Belakangan diketahui, warga dengan mudah terbang ke luar kota bahkan ke luar negeri berbekal Surat Keterangan Bebas Corona Covid-19 rilisan rumah live22 indonesia sakit. Versi palsu surat ini dijual di toko daring seharga 70 ribu rupiah saja. Mendapati fakta ini, Hotman Paris berang.

Mari Selamatkan Negeri

Melalui video berdurasi kurang dari semenit, Hotman Paris meminta petugas bandara menyidik warga yang membawa surat keterangan palsu lalu mengusut oknum yang membuat.

“Halo para petugas bandara dan aparat hukum, agar ditangkap semua orang yang diduga memalsukan surat perjalanan bebas corona agar bisa terbang. Mari kita selamatkan negeri ini,” cetusnya pada Jumat (15/5/2020) kemarin.

Jebloskan ke Penjara

Presenter program Hotman Paris Show dan Hotroom mengingatkan, “Setiap ada surat begitu agar diperiksa dulu dan segera disidik dan  dijebloskan kepada penjara. Itu pemalsuan.” Tak hanya pembawa, oknum yang membuat dan menjual surat palsu mesti berhadapan dengan pisau hukum.

“Oknum yang membuat seolah-olah Rumah Sakit Mitra mengeluarkan surat keterangan bebas Corona itu tidak benar. Saya tahu Rumah Sakit Mitra adalah rumah sakit yang bagus, tidak mungkin manajemennya bertindak itu,” imbuhnya.

4 Tahun Penjara

Oknum yang memalsukan surat-surat seolah-olah Rumah Sakit Mitra mengeluarkan (surat) bebas Corona bisa kena empat tahun penjara pemalsuan menurut Undang-undang, KUH Pidana,” sambung pengacara kelahiran Laguboti Sumatra Utara, 20 Oktober 1959.

Seperti diketahui, surat keterangan bebas Corona Covid-19 yang menggunakan kop Rumah Sakit Mitra Keluarga viral dijagat maya pekan ini lantaran diperjualbelikan.

Klarifikasi dari Pihak Rumah Sakit

Merespons kehebohan khalayak, pihak rumah sakit merilis pernyataan resmi. “Dengan ini kami sampaikan bahwa kami. Manajemen Mitra Keluarga tidak pernah bekerja sama dengan pihak-pihak. Memperjualbelikan surat keterangan bebas Covid-19 maupun surat keterangan apapun,” terang manajemen.

“Mitra Keluarga akan menempuh jalur hukum jika masih ada pihak yang mengatasnamakan dan/atau menggunakan atribut Mitra Keluarga termasuk penggunaan kop surat Mitra Keluarga tanpa seizin kami,” urai rilis yang dipublikasikan akun Instagram terverifikasi Lambe Turah.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *