Glenn Fredly Sempat Rancang Festival Bareng Wishnutama
Musik Dalam Negeri

Glenn Fredly Sempat Rancang Festival Bareng Wishnutama

Glenn Fredly Sempat Rancang Festival Bareng Wishnutama

Glenn Fredly Sempat Rancang Festival Bareng Wishnutama – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama, mengatakan begitu terkejut akan kabar meninggalnya Glenn Fredly.

Bagaimana tidak, beberapa waktu sebelumnya, ia dan Glenn baru saja bertemu dan merencanakan untuk membuat pageant musik di Ambon.

Competition musik tersebut rencananya akan menjadi bentuk perayaan atas ditetapkannya Ambon sebagai Kota Musik Dunia oleh UNESCO pada Oktober 2019.

“Kami berencana bikin pageant musik karena Ambon terpilih menjadi kota musik. Saya kontak Glenn, kami bertemu di M Bloc. Saat itu, Glenn selalu semangat dengan berbagai macam idenya,” kenang Wishnutama dalam video telewicara, Senin (13/4/2020).

Glenn Fredly meninggal dunia pada Rabu, eight April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta Selatan karena meningitis yang diidapnya. Pelantun ‘Kasih Putih’ itu tutup usia di umur 44 tahun.

Meski kini ia telah tiada, namun Wishnutama berharap rencananya dengan Glenn untuk membuat pageant musik di Ambon masih dapat terlaksana.

“Competition musik Ambon musti tertunda, tapi semoga semangat Glenn untuk pageant musik ini dapat tetap terjadi setelah pandemi,” ungkapnya sambil Daftar WM Casino.

Selama perjalanan Ambon hingga terpilih sebagai kota musik versi UNESCO, Glenn Fredly menjadi musisi yang banyak membantu proses perjuangan itu. Hal tersebut diakui oleh wali kota Ambon, Richard Louhenapessy.

“Glenn salah satu musisi yang memberikan perhatian luar biasa pada Ambon. Glenn menjadi ikon kami untuk meyakinkan banyak orang dalam perjalanan Ambon hingga menjadi metropolis of music,” kenang Richard dalam telewicara video, Senin (13/4/2020).

Ia menyebutkan, “Glenn bertindak sebagai komunikator, antara satu kepentingan yang satu dan yang lain, Glenn menjadi katalisator yang luar biasa.”

Kini sang musisi yang banyak memperkenalkan musikalitas kota Ambon itu telah meninggal dunia. Glenn Fredly tutup usia pada eight April 2020 di umur 44 tahun.

Untuk mengenang jasa-jasa dan perjuangan Glenn Fredly dalam memperkenalkan Ambon hingga ditetapkan sebagai kota musik, Wali Kota Ambon mengungkapkan rencana warganya untuk mendirikan sebuah museum yang memuat dokumentasi musik.

Nantinya, setelah berdiri, museum tersebut akan dinamai museum Glenn Fredly. Sebab, menurut Richard, adanya museum musik itu merupakan salah satu gagasan dari pelantun ‘Kasih Putih’ itu.

Selain museum, Richard serta mengatakan pihaknya tengah dalam proses penulisan buku yang memuat perjalanan karier dan perjuangan Glenn Fredly di dunia musik.

“Supaya sosok Glenn dapat dikenang terus, dalam waktu dekat kami akan membuat dokumen resmi dalam buku untuk mengenang Glenn, buku tentang dia 25 tahun berkarier. Bukunya ditulis di Jakarta dan ditulis serta di Ambon,” ungkapnya.

“(Glenn) memperlihatkan obsesi dia yang besar (untuk) membangun pusat dokumentasi musik, (bila telah berdiri) museum musik itu akan kami sebut Museum Glenn Fredly,” sambung dia.