Music

Cara Kerja Musik Untuk Mengurangi Stress

Cara Kerja Musik Untuk Mengurangi Stress – Hidup tak pernah lepas dari masalah yang bisa menyebabkan stres. Mulai dari masalah pekerjaan, sekolah, rumah tangga, ekonomi, pertemanan, dan masih banyak lagi.

Musik Bisa Hilangkan Stres, Bagaimana Caranya? Halaman all - Kompas.com

Stres yang dibiarkan menumpuk bisa menyebabkan banyak masalah, seperti insomnia, mudah cemas, sulit mengontrol emosi, hingga bisa menimbulkan depresi. Jangan biarkan ini terjadi!

Mulai sekarang, kamu harus mencoba untuk mengelola stres dengan baik. Salah satu cara mudahnya adalah dengan mendengarkan musik yang memang cukup ampuh.

Berikut ini adalah cara musik untuk mengurangi stress.

1. Pilihlah musik yang tepat

Melansir dari  http://matkojelavic.com/ Pertama dimulai dari pilihan lagu yang akan didengar. Dalam penelitian yang dilakukan oleh University of Nevada, Amerika Serikat (AS), musik dengan 60 BPM (ketukan per menit) dapat membuat otak menjadi sinkron dengan ketukan. Setelah sinkron, otak akan menghasilkan gelombang alfa.

Gelombang alfa terjadi saat kondisi kita sedang sadar dan santai. Seseorang bisa tertidur saat mendengarkan lagu yang santai, setidaknya selama 45 menit dalam posisi relaks.

2. Musik di ubah menjadi sinyal saraf elektrokimia

Bagaimana musik dapat mengurangi stres? Di lansir Ask the Scientists, suara musik yang kita dengar merupakan gelombang suara. Lalu, gelombang suara tersebut akan terdeteksi oleh gendang telinga.

Setelah melewati gendang telinga, gelombang suara akan menuju koklea. Di sinilah gelombang suara akan di ubah menjadi sinyal saraf elektrokimia. Setelah itu, sinyal akan menuju ke otak.

3. Sinyal saraf elektrokimia menghasilkan dopamin

Saat sinyal saraf elektrokimia sampai, otak langsung merespons adanya reaksi dan pada saat itu otak akan menghasilkan dopamin. Dopamin ini berfungsi untuk mengurangi kadar hormon kortisol alias hormon stres. Inilah kenapa musik dapat mengurangi stres.

Tak cuma menghasilkan dopamin, otak juga dapat membangkitkan emosi yang di hasilkan oleh lagu yang didengar. Setelah itu, otak akan menyimpan ingatan pada lagu yang sudah di dengarkan.

4. Musik dapat memengaruhi fisik

Gelombang suara yang di hasilkan oleh musik dapat memengaruhi fisik. Maksudnya, saat kita mendengarkan lagu, secara tak sadar kita akan menggoyangkan tangan, kaki, kepala, bahkan tak sadar tubuh ikut bergoyang. Hal ini di karenakan lagu yang di dengar sudah di proses melalui otak.

Dalam kondisi lain, saat kita mendengar lagu yang pas, seketika kita akan meresapi makna dari lirik lagu tersebut.

5. Musik merupakan obat yang murah meriah!

Yang terakhir menurut http://status-med.com  musik adalah sesuatu yang hampir semua orang dapat mengaksesnya dengan mudah, apalagi dengan adanya sambungan internet! Maka dari itu, banyak orang yang menjadikan musik sebagai sarana yang sangat mudah untuk mengusir stres dan rasa bosan.

Sebuah studi berjudul “The Effect of Music on the Human Stress Response” dalam jurnal PLoS One tahun 2013 menunjukkan bahwa mendengarkan musik berdampak pada sistem stres psikobiologis. Mendengarkan musik sebelum sebagian besar stresor memengaruhi sistem saraf otonom (dalam hal pemulihan yang lebih cepat), serta menurunkan respons stres endrokrin dan psikologis.