brian-may
Musik Internasional

Brian May (Queen) Salahkan Budaya Memakan Daging Atas Penyebaran Covid-19

Brian May (Queen) Salahkan Budaya Memakan Daging Atas Penyebaran Covid-19

Brian May (Queen),- Pada hari Selasa (14 April) lalu, legenda The Beatles, Paul McCartney, menyarankan penutupan pasar basah di Cina, karena dugaan hubungan mereka dengan penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

Penyanyi itu juga membahas budaya memakan kelelawar, yang dibeli dan dijual di pasar-pasar tersebut, sebagai sebuah praktik “abad pertengahan”. Dan sekarang, gitaris band legendaris Queen, Brian May, telah melangkah lebih jauh dengan menyalahkan penyebaran Covid-19 kepada budaya memakan daging secara keseluruhan.

“Pandemi ini tampaknya berasal dari orang yang memakan hewan dan kini sudah menjadi lebih terkenal bahwa memakan hewan bukanlah hal terbaik bagi kesehatan kita,” jelas Brian May kepada NME (melalui The Guardian).

“Kami telah melihat lebih banyak efek dari bagaimana memakan hewan telah membuat kami rugi sebagai spesies, aku pikir sudah waktunya untuk memeriksa kembali dunia kita dengan cara yang tidak menyalahgunakan spesies lain”.

Komentar Brian May datang hanya beberapa bulan setelah keputusannya untuk menjadi seorang vegan. Veteran Rock and Roll berusia 72 tahun itu berencana untuk “sedikit lebih menceramah” tentang perubahan gaya hidupnya yang baru ditemukan “karena bagi aku itu adalah jalan yang baik ke depannya”.

Meskipun tentu saja ada manfaat kesehatan dari membuang diet karnivora kalian, asal-usul virus laknat ini secara jelasnya masih belum diketahui hingga saat ini Daftar IDN Poker 88.

Salah satu teori yang paling dikenal adalah bahwa virus itu ditularkan ke manusia melalui kelelawar atau trenggiling (atau kombinasi dari kedua binatang itu) melalui pasar basah di Wuhan, Cina. Tetapi para ilmuwan dan peneliti tidak percaya bahwa itu “meyakinkan dengan cara apa pun”.

Bagi mereka yang menyalahkan Cina atas penyebaran virus Corona, penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa gelombang infeksi paling awal yang terjadi di pusat kota New York, Amerika Serikat (AS) sebenarnya berasal dari Eropa.

Selain gaya hidup vegannya, Brian May juga telah menghabiskan waktunya selama masa karantina dengan sesekali membawakan konser virtual live di media sosialnya dan berusaha menjaga semangatnya tentang masa depan.

“Aku harus percaya bahwa beberapa hal baik akan keluar dari semua ini,” ujar Brian May di Instagram.

Salah satu hal yang baik untuk dinantikan adalah “Rhapsody Tour” dari Queen + Adam Lambert, yang telah dijadwalkan kembali ke tahun 2021.